Membuat Artikel Tentang
Sistem Informasi
Sistematika Artikel
SISTEM INFORMASI PADA
STASIUN KERETA API
(MUHAMMAD DIKY
SETIYAWAHYUDI / 1634010068)
Pengertian Sistem
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. (Jogiyanto,2005:1).
Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna
dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber dari informasi adalah data.
Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal atau data item. Data adalah
nyata yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. (Jogiyanto,2005:11).
Jadi Sistem informasi menurut
Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis (Jogiyanto,2005:18) adalah suatu sistem di
dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi
harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu
organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan.
SEJARAH PT. Kereta Api
Persero
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia
pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan perusahaan kereta api yang tergabung
dalam Angkatan Moeda Kereta Api (AMKA) yang mengambil alih kekuasaan
perkeretaapian dari negara jepang yang dulu mendirikannya di Indonesia.
Pada tanggal 28
September 1945, pembacaan sikap oleh Ismangil dan sejumlah anggota AMKA lainnya
mengaskan bahwa mulai hari itu juga kekuasaan perkeretaapian berada di tangan
Bangsa Indonesia sehingga jepang sudah tidak berhak untukmencampuri urusan
perkeretaapian di Negara Indonesia. Inilah yang melandasi ditetapkannya pada
tanggal 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api serta juga terbentuknya
Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI)
Nama DKARI kemudian diubah
menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Nama itu diubah lagi menjadi
Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) pada tanggal 15 September 1971. Pada
tanggal 2 Januari 1991, nama PJKA secara resmi diubah menjadi Perusahaan Umum
Kereta Api (Perumka) dan semenjak tanggal 1 Juni 1999 diubah menjadi PT Kereta
Api Indonesia (Persero) sampai sekarang ini.
Sistem Informasi Stasiun Kereta Api
Sistem informasi pada
stasiun kereta api guna untuk memudahkan dan memberikan solusi untuk mengatur
alur jadwal pemberangkatan penumpang mulai dari proses pemesanan tiket kereta
api sampai menuju ke penumpang tersebut masuk dalam kereta api dan siap untuk diberangkatkan.
Dan Sistem Informasi pada kereta api bersifat mengolah data dalam laporan
tentang keberangkatan dan jumlah dari penumpang yang akan siap untuk di
berangkatkan ke kota tujuan penumpang tersebut.
Teknologi semakin
berkembang pesat dan menjalar ke berbagai sektor perusahaan termasuk perusahaan
PT. Kereta Api Persero, yang juga butuh sistem informasi untuk pemesanan tiket,
tarif tiket, jadwal keberangkatan, jumlah penumpang dan berbagai pengolah data
lainnya yang tertuju pada pengolahan data didalam stasiun kereta api tersebut.
Sebuah bisnis, customer
merupakan faktor yang amat sangat penting. Untuk itu perlu komunikasi yang baik
antar perusahaan kereta api dengan customernya. Dan yang diharapkan para
customer/pelanggan adalah perusahaan tersebut dapat mengambil langkah yang
tepat dalam meningkatkan layanan kepada customer/pelanggannyanya, meningkatkan
loyalitas customer/pelanggan, serta juga dalam meningkatkan pendapatan
perusahaan.
Keterkaitan PT. Kereta Api Persero Dengan Sistem Informasi
Dalam keterkaitannya PT.
Kereta Api Persero telah melakukan langkah yang lebih maju dan dulu yaitu telah
menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh customer/pelanggannya. Perusahaan
Kereta Api ini memiliki situs Web yang menyediakan informasi yang dibutuhkan pelanggan
mengenai kereta api, mulai dari pemesanan tiket, tarif tiket, jadwal
keberangkatan dan paket-paket dokumen atau barang untuk keperluan komersional.
Situs web nya adalah http://kereta-api.co.id
Halaman beranda
(index/home) dapat ditemukan dimenu yang disusun secara horizontal dibagian
atas tersebut.
Menu itulah yang
memberikan spesifikasi informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan/pengguna. Mesin
pencari (search engine) yang posisi letaknya pada bagian atas web yang
merupakan hal pertama yang dapat dilakukan pelanggan apabila pelanggan ingin
mencari informasi tanpa terlebih dahulu mencari informasi secara manual
tersebut melalui menu.
Layanan Produk dan
Layanan Penumpang
Sebagai perusahaan
Transportasi yang mengelola perkeretaapian di Indonesia, PT. Kereta Api
Indonesia (Persero) telah banyak mengoperasikan KA penumpangnya, baik KA Utama
(Komersil dan Non Komersil), maupun KA Lokal di Jawa dan Sumatera, yang terdiri
dari :
-
|
KA Eksekutif
|
-
|
KA Ekonomi AC
|
|
-
|
KA Bisnis
|
-
|
KA Ekonomi
|
|
-
|
KA Campuran
|
-
|
KA Lokal
|
|
(Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi
|
-
|
KRL
|
RESTORASI (Restotan yang
berada di dalam kereta api)
Setiap Rangkaian dalam
Kereta Api yang di lengkapi dengan Kereta Makan yang berguna sebagai Restorasi.
Restorasi melayani makan dan minum selama perjalanan penumpang menuju ke kota
yang dituju. Terdapat menu-menu khas Kereta Api yang dapat dinikmati para pelanggan/penumpang.
Kru Restorasi yaitu terdiri dari : Koki, Prama dan Prami yang siap melayani
pelanggan/penumpang di dalam perjalanananya menuju ke kota tujuannya.
KRU KERETA API
Kru Kereta Api adalah
petugas Kereta Api yang bertanggung jawab selama dalam perjalanan. Kru
Kereta Api yaitu terdiri dari :
-Masinis : Masinis
adalah supir atau pengemudi pada Kereta Api.
-Assisten Masinis :
adalah asisten atau pendamping pengemudi kereta api.
-Kondektur : kondektur
ialah sebagai petugas pengecek an tiket penumpang.
-Teknisi KA dan Runner
AC : teknisi adalah orang yang bertugas bila mana terjadi kerusakan pada bagian
kereta dan bagian dalam gerbong, tugasnya lebih tepat lagi adalah memelihara,
begitu juga dengan runner AC sama halnya tugasnya ialah memperbaiki AC dan
memelihara AC.
.
ON TRAIN CLEANING
(petugas kebersihan)
Petugas On Train
Cleaning (OTC) bertugas menjaga kebersihan Kereta Api selama dalam perjalanan.
Terdapat dua petugas OTC di setiap Kerata yang siap melayani
pelanggan/penumpang.
Persyaratan &
Ketentuan Angkutan Penumpang
Ketentuan Umum untuk
naik Kereta Api
-Setiap penumpang wajib
memiliki tiket yang sah dan valid dokumen angkutan yang sah dan merupakan tanda
bukti terjadinya perjanjian angkutan, dimana KAI wajib mengangkut, dan orang
yang telah memiliki tiket berhak memperoleh pelayanan sesuai dengan tingkat
pelayanan yang dipilih oleh PT. Kereta Api Persero
Reservasi (pemesanan tiket Kereta
Api)
|
||
1
|
Reservasi tiket Kereta Api sudah
dapat dilakukan mulai H-90 di loket stasiun terdekat, loket agen, minimarket,
Contact Center 121 atau secara online melalui web dan mobile aplication.
Daftar tempat pembelian tiket selain loket stasiun dapat dilihat juga di
web https://tiket.kereta-api.co.id
|
|
2.
|
Pembelian selain di loket stasiun
akan mendapatkan bukti transaksi berupa struk, email, sms notifikasi atau
bentuk lainnya, berisi kode booking, data diri dan data perjalanan penumpang,
harus ditukarkan dengan tiket selambat - lambatnya satu jam sebelum jadwal
keberangkatan Kereta Api di loket atau pada mesin cetak tiket mandiri di
stasiun
|
|
Tarif Jasa Kereta Api
|
||
1.
|
Tarif adalah tarif per orang
sekali jalan, dan sudah termasuk asuransi
|
|
2.
|
Tarif berlaku berada pada rentang
tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) yang ditetapkan oleh
Direksi berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia dan
dapat berubah sewaktu-waktu dalam rentang TBB-TBA dimaksud
|
|
3.
|
Khusus kereta api kelas ekonomi
yang merupakan penugasan pemerintah, tarif ditetapkan Menteri Perhubungan
Republik Indonesia.
|
|
4.
|
Pada kereta api jarak jauh dan
menengah setiap penumpang berhak atas nomor tempat duduk kecuali pada Kereta
Api Jarak dekat (komuter) dapat diberlakukan bebas tempat duduk.
|
|
5.
|
Semua penumpang dikenakan tarif
dewasa kecuali satu penumpang berusia dibawah 3 tahun yang bepergian bersama
satu penumpang dengan tarif dewasa tidak dikenakan bea jika tidak mengambil
tempat duduk.
|
|
6.
|
KAI memberikan tarif reduksi
kepada lansia, veteran, TNI/Polri, Anggota Fokuswanda, dan pihak lainnya yang
ditetapkan oleh KAI.
|
|
7.
|
Pembelian tiket dengan tarif
reduksi hanya dapat dilakukan di loket stasiun.
|
|
Bagasi
|
||
1
|
Setiap penumpang diperbolehkan
membawa Bagasi kedalam Kereta Api dengan berat maksimum untuk tiap penumpang
20 kg dan dengan volume maksimum 100 dm3 (dengan dimensi maksimal 70 cm x 48
cm x 30 cm), serta sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item Bagasi) tanpa
dikenakan bea tambahan.
|
|
2.
|
Bagasi yang melebihi berat
dan/atau ukuran sebagaimana dimaksud diatas sampai dengan setinggi-tingginya
40 kg atau dengan volume 200 dm3 (dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 60
cm), diperbolehkan dibawa kedalam kereta penumpang dengan dikenakan bea
kelebihan Bagasi atau membeli tempat duduk ekstra.
|
|
3
|
Tarif atas kelebihan berat Bagasi
sebagai berikut :
|
|
a.
|
Kereta Api Kelas Eksekutif Rp
10.000,-/kg;
|
|
b.
|
Kereta Api Kelas Bisnis/Ekonomi
Komersial Rp 6.000,-/kg;
|
|
c.
|
Kereta Api Kelas Ekonomi non
Komersial Rp 2.000,-/kg.
|
|
4.
|
Pembayaran bagasi dilakukan di
stasiun.
|
|
Boarding
|
||
1.
|
Semua penumpang berusia diatas 17
tahun wajib menunjukan bukti identitas diri yang resmi dengan nama tertera
pada bukti identitas sama dengan yang tertera pada tiket.
|
|
2.
|
Bukti Identitas identitas yang
dapat dipergunakan KTP, SIM, Passport, KTA TNI/Polri, Kartu pelajar dan bukti
identitas lainnya yang dilengkapi dengan foto.
|
|
3.
|
Apabila tiket yang dimiliki
penumpang adalah tiket dengan tarif reduksi maka Bukti Identitas yang
ditunjukan adalah bukti identitas yang menunjukan hak atas reduksi dimaksud.
|
|
4.
|
Apabila tidak dapat menunjukan
bukti identitas yang sama dengan nama yang tertera pada tiket maka tidak
diperkenankan masuk stasiun dan naik kereta api.
KESIMPULAN
Sistem Informasi untuk sebuah
perusahaan ialah sangat penting dan dibutuhkan, terutama untuk perusahaan
besar seperti PT. Kereta Api Persero yang membutuhkan sitem informasi untuk
memberikan informasi seputar jadwal keberangkatan, tarif, pemesanan tiket,
pembayaran tiket dan masih banyak lagi tentang pengolahan data di sebuah
Stasiun Kereta Api. Perlunya sistem informasi juga berguna sebagai media
komunikasi antara perusahaan Kereta Api dengan costumer/penumpangnya guna
memudahkan customer/penumpang untuk mencari informasi dalam perjalanannya
yang menggunakan Kereta Api.
|
|
REFERENSI
|
||
Beberapa hasil analisa
dan pikiran sendiri



Tidak ada komentar:
Posting Komentar